
Salam pendekar
Sebelumnya saya ucapkan Selamat Hari Lebaran dan minal aidin walfaidzin, mohon maaf lahir dan batin! It's been a while!!! tapi akhirnya saya bisa meluangkan waktu untuk sharing beberapa tulisan, konsep dan ide mengenai studi pertahanan diri dan seni bela diri.
Kali ini saya akan melanjutkan artikel yang sebelumnya saya tulis di bulan Juni mengenai dinamika kelompok atau multiple opponent dynamics in self defense/ self protection. Atas permintaan beberapa teman, artikel kali ini akan membahas strategi-strategi spesifik dalam menghadapi keadaan multiple opponents atau yang lebih dikenal dengan istilah "keroyokan" dalam budaya lokal Indonesia.
Mindset & Situation

Secara tingkat kekerasan; situasi multiple opponents sarat dengan begitu banyak resiko bagi subyek yang menjadi fokus amukan, pukulan atau serangan. Secara matematis pun, semakin banyak jumlah tangan atau kaki dari lawan yang masuk ke dalam zona aktifitas (personal activity zone) semakin mempersulit keadaan dan meningkatnya tingkat bahaya.
Oleh karena itu, mindset menghadapi situasi keroyokan tentu harus terfokus pada survival atau bertahan hidup; karena anything less will result in serious injury for the subject being attacked.(Secara statistik penyerangan oleh kelompok lebih dari dua hingga tiga orang plus atau lebih; menyebabkan luka serius atau kematian pada subyek yang dikeroyok - Di beberapa negara seperti AS, Inggris dan Afrika Selatan, gang violence is tied to increase in homicides: Adam Foxman,2008)
Teori ESCAPE
Teori ini adalah akronim dari singkatan yang bisa menjadi pedoman strategis menghadapin situasi keroyokan yakni:
Evade - Evading the situation and not having to engage in a multiple situation is best. Tapi bilamana situasi tidak terelak, maka "E" menjadi Effective Movement; moving yourself effectively to avoid being struck, grabbed, or take down. Hindari berada dalam posisi "segitiga" dimana dua lawan atau lebih bisa mengapit anda.
Superior striking skill - Kemampuan untuk meng-KO atau merusak laju lawan atau momentum lawan (bisa dengan tangan kosong atau disarankan dengan menggunakan senjata - berhubungan dengan poin di bawah)
Constant Angle Shift and Angle of Attack: Merubah posisi atau melanjutkan agresi counter secara konstan (mirip dengan efektif movement tapi ini dalam konteks striking atau menyerang balik)
Power weapons/ tools: Idealnya adalah dalam kondisi keroyokan karena keadaan sudah tidak seimbang (dan berbahaya) deployment senjata adalah opsi yang baik untuk meningkatkan daya counter kita.
Dan terakhir adalah Escape, bagaimanapun kondisinya; bertahan dalam situasi keroyokan secara strategis tidaklah menguntungkan. Cepat atau lambat, the numbers will overwhelm you.
Semoga bermanfaat,
Be safe
Ueno